Beruntung tapi tidak beruntung

Ketika selangkah lagi aku akan bisa menggenggam apa yang selama ini aku inginkan, yang bisa aku raih dengan tanganku sendiri, sungguh nikmat yang indah tiada tara. Rasa puas, beruntung, dan bahagia yang tak mampu digambarkan atas pemberian Tuhan itu.

Tapi dalam sekejap rasa itu hilang tak berbekas, bahkan aku merasa jauh lebih jatuh dari sebelumnya. Tuhan memberikan cobaan untukku dan keluargaku yang tak bisa kutolak.

Sakit ini, yang membuatku harus berpikir dan berusaha dalam segala hal lebih keras lagi. Tapi sampai kapan, sampai sejauh mana batas aku bisa bertahan, bahkan akupun tak tahu.

Bukan mengkhianati dan tak bersyukur atas apa yang sudah diberikan, tapi kenapa itu semua datang secara bersamaan. Datang diwaktu yang tak tepat.

Mungkin Tuhan sedang mengujiku. Menguji kesabaranku, keteguhanku, keikhlasanku untuk merelakan, sekalipun itu hal yang paling kuinginkan. Aku tahu Tuhan sedang menghapus dosa-dosaku dengan adanya penyakit ini.

Kalau memang begitu, semoga Allah SWT membantuku untuk tetap sabar, teguh dan ikhlas menjalani semua ini. Tetap berikhtiyar atas nama-Mu. Melapangkan hatiku.

Semoga Kau berkenan mengganti semuanya dengan yang lebih baik. Semoga aku menjadi hamba-Mu yang lebih baik lagi. Aamiin

Kehidupanmu ini bukanlah untuk menunggu hujan reda, tapi untuk bergembira dan menari dalam hujan jika harus, dan mensyukuri setiap hari sebagai rahmat yang lebih indah.” — Mario Teguh

Happiness

Happiness is a choice not a destiny.

Life was made to choose. Your life is happy or not, it’s also your choice.

You were not born to suffer, but what you choose, it may make you suffer.

Happiness is a chance.

He is not coming only once. But it comes at a time that you do not expect.

When you lose the chance to be happy at that time, you will not know when the chance will come to you again.

Happiness is your work.

How did you carve your steps, how did you color the walls in your way, it’s your way!!

You can not take it from others.

Happiness is about you, from you, belongs to you. Not about him or anyone else.

Happiness is in your hand, not in the other’s.

In the end it depends on you, you will open the grip, or just lock him up and never let him appear.

“Being happy in the right way”

Tidung Island

CYMERA_20140914_155045 copy copy

Pulau Tidung. 13 – 14 September 2014 with 14 others

Pertama kalinya aku kesini. Pertama kalinya berinteraksi langsung dengannya, berada di tengah-tengahnya. Pertama kalinya juga aku merasakan tenggelam. Hahaha

Laut itu indah, kaya, luar biasa menawan. Tapi kalau tidak tahu bagaimana menghadapinya. Keindahan itu bisa membunuhmu. xD

“Jadilah dirimu sendiri”. Is that really a right thing?

Banyak orang-orang yang mengatakan bahwa menjadi diri sendiri itu lebih baik. Mengekspresikan diri sendiri tanpa men”copy” atau mengikuti orang lain. Benar, menjadi diri sendiri merupakan suatu bentuk kepercayaan diri untuk menunjukan kepada orang sekitar dan dunia siapa dirimu.

Tapi..

Jika hal yang ada pada dirimu bukanlah hal yang benar, hal yang menjadi pilihanmu bukanlah yang seharusnya atau bahkan yang kamu lakukan itu menentang kodrat dan takdir yang sudah Tuhan tentukan kepadamu sejak lahir.

Pantaskah hal itu kau pertahankan dan tak mau kau perbaiki hanya karena sebuah kalimat berkedok kebijaksanaan “Just be your self” ??

Menjelma Dingin

(R)asa

Sumber: weheartit.com Sumber: weheartit.com

Aku tahu, kau menuduhku dingin atas semua yang kulakukan.

Tapi, jika sejenak saja kau sudi mengerti sedikit bagian diriku yang terdalam,

bukan tanpa alasan aku menjelma apa yang kau tuduhkan padaku.

Pernahkah terlintas di pikiranmu?

Akulah yang selalu terlalu lebih baik dalam hal mengingat.

Akulah yang selalu lebih peka terhadap setiap gerak-gerik.

Dan, akulah, satu-satunya orang yang paling sulit untuk ‘berpindah’,

dibandingkan dengan dirimu.

Kau tak tahu semua itu, bukan?

Daripada semua hal akan menyakitkan bagiku pada akhirnya,

daripada—saat aku masih berkutat dengan ‘dulu’—kau malah sudah menghilang ditelan masa depan,

kupikir lebih baik aku saja, menjadi orang pertama yang meninggalkan semuanya,

berlagak seakan tak pernah terjadi sesuatu dan ya, persetan dengan semua yang kau akan tuduhkan padaku.

Karena aku tahu, jika aku tak menjelma dingin,

pasti akulah yang akan menjadi pihak tersakiti nantinya.

Karena memang kenyataanya,

selalu hanya aku yang mengalami itu semua.

Bukan dirimu, Tuan.

View original post

Even If I live Just One Day

I’ve waited for so long.  I’ve hurt so much

As much as the traces left by that long time, I’ve longed for you

Tired footstep have brought me to your side

Though I know there’s nothing I can do

Like the stars in the night sky

Always visible but unable to be approached or touched

That must be my fate, to watch over you

Waiting for you every day, foolishly looking forward to it

I harbor hopes that have grown

Saying “I love you” are words my heart has always shouted

Saying “I love you” are words I’ve repeated behind you

Saying “I love you” are words I couldn,t say, afraid you’d run away

I love you so much that I’m afraid 

If I could only live one day, I’d want to be by your side

I’ll confess, I love you as much as today

I’ll confess, I’ll say the words now

I love you